September 27, 2013

Musuh Baru

Udah 2 minggu aja ngga posting apa-apa di sini. Kayaknya doi udah biasa ditinggal pemiliknya yang biasanya suka nyampah di sini setiap waktu ya. 

Alasan masih tetap sama, masih belajar untuk menikmati masa-masa menjadi mahasiswa baru. 1 bulan menjadi maba, hidup makin gila aja. Tugas, ospek jurusan, pertandingan Olimfis, dan kelayapan. Tapi justru di sini bagian asiknya. Kalau semisalnya ada mata kuliah Self Time and Money Management, pasti nilai gue udah E atau F. Pengeluaran banyak banget, keteteran menyelaraskan waktu, dan selalu jadi deadliner ketika tugas jadi musuh semua maba, atau bahkan mahasiswa. Padahal, dulu udah bertekad nggak mau jadi deadliner. Tapi ya, kalau kata Bopung a.k.a Kokok a.k.a Reza, semua itu indah kalau dinikmati dan dibawa santai. 

Sebulan menjadi maba, terhitung udah 4 kali cabut kelas: 1 kali cabut buat Olimfis, 3 kali bangun kesiangan. Selama sebulan juga, pernah 5 kali kuliah pagi ga mandi gara-gara bangun siang juga. Bangun pagi juga sekarang jadi musuh baru gue. Mentang-mentang kosan deket kampus, sekarang bangun atau tidur jadi lebih seenak udel. Kalau dulu waktu SMA, selesai sholat subuh ya nggak tidur lagi, langsung mandi terus berangkat ke sekolah. Kalau sekarang, abis sholat subuh masih punya waktu lebih dari 2 jam buat tidur atau berleha-leha, dan gue selalu memanfaatkan penuh hal itu. Tapi brengseknya, selama satu semester ini, Senin-Jum'at kuliah dan selalu dapat kelas pagi jam 8. 

Permusuhan abadi antara gue dan rasa kantuk di kelas juga ternyata tetap berlanjut ke masa kuliah. Kalau waktu di sekolah, semua manusia Smanti rasanya udah maklumin kalau gue tidur di kelas, sampe ngeces. Bahkan guru aja udah males bangunin kalau gue udah (ke)tidur(an) di kelas karena mereka tau kemungkinanannya cuma dua; ga bangun atau kebangun tapi tidur lagi. Tapi ajaibnya, ketika SMA gue jarang kegep tidur karena kelas ips punya spot di mana kalau lo tidur di spot itu, lo ga akan ketauan. 

Beda lagi ketika kuliah. Ada dosen yang ga suka mahasiswanya tidur, ada juga dosen yang bodo amat mahasiswanya mau ngorok atau kayang. Gue udah dibangunin 3 dosen gara-gara tidur di kelas mereka. Jadi sekarang, muka gue sudah diapal sama mereka. Dan ternyata orang Bogor di Kriminologi punya reputasi sendiri sebagai tukang tidur di kelas. Yanto, manusia yang jago banget main bola, bilang 'Lo mah dimana-mana ngantuk, Ghas. Lagi kelas Olahraga aja bisa molor.' Tapi ya mau gimana lagi, semua dosen berasa Jigglypuff kalau lagi nerangin depan kelas. Jadi suka lucu sendiri aja kalau waktu SMA dulu, buka @yeahmahasiswa terus ngakak sendiri kalau sekarang justru mengalami hal yang pernah mereka twit. 

Untungnya anak krim otaknya ga waras semua, jadi selalu ada yang bisa bikin awet muda setiap hari. Dan sekarang biadabers juga makin jarang ngumpul karena kesibukan masing-masing. Mas Isa kerja, Masan sibuk nyari jodoh, Anton pengacara yang sibuk, Mba Gege, Acid, Mas Eng dan Ka Puti udah mulai memikirkan skripsi, Teh Dewi dan Mas Kiwil yang sibuk beresin skripsi dan gue anak kecil nyangsang di Depok yang lagi sok sibuk banget sama dunia baru kuliah. Tapi rasa kangen selalu terobati dengan melihat chat-chat mereka di grup. Jadi benar adanya ketika lo sibuk dan jarang kumpul bersama mereka yang biasa lo liat setiap hari, dengerin suara mereka via telepon aja tetap jadi obat rasa kangen. 

Sebulan ini udah banyak banget ngasih gue pengalaman baru yang asik, menyenangkan, brengsek. Tapi balik lagi ke omongan Bopung tadi, yang penting dinikmatin dan dibawa santai. Ayo jadi self-manager yang baik, Ghas!

September 13, 2013

eF I eS I Pe

10 hari tidak ada postingan baru terhitung lama untuk seorang gue yang gemar sekali buang sampah di blog ini. Iya, maklum, maba sih. Ceritanya, masih adaptasi di tempat baru.

Jadi mahasiswa baru di Fakultas Ilang Sinyal Ilang Provider ini nggak gampang. Selain dicekokkin sama kehidupan belajar baru a la kampus dengan segala mata kuliah yang bener-bener butuh otak, kadang abstrak dan rasanya mau pindahin kasur ke dalam kelas, kehidupan baru maba juga dipenuhi dengan oprec-oprec (Open Recruitment) berbagai macam komunitas atau kepanitiaan. Dan juga, masih ada satu hal yang tidak bisa ditinggal, yaitu ospek jurusan. Merasa berat? Belum. Di Fakultas tersayang ini, ada semacam Olimpiade olahraga untuk para maba yang pelaksanaannya sudah dimulai sejak minggu kedua menjadi (katanya) mahasiswa. Jadi ya.... dilema maba di fakultas ini adalah niat kuliah yang lurus demi IP pertama yang bagus, tapi juga mau jadi panitia-panitia di acara tertentu demi 'pengalaman baru', sambil mengerjakan tuigas kuliah serta deadline ospek jurusan, dan menjadi 'atlet baru' yang membawa nama jurusan di olimpiade. Oiya, dibold ya, semuanya bisa terjadi di hari yang sama. 

Tapi, seribet apapun hidup lo sekarang, Tuhan selalu mengirimkan orang-orang terbaikNya yang selalu bisa bikin senyum sampai ketawa lebar. Tebak siapa? Tebak hayoooo. K13. 

Oiya, dua minggu jadi maba juga sudah menginspirasi gue dengan banyak sekali hal yang intinya, gue pengen balik nulis lagi. Sudah lama otak dan tangan ini nganggur nulis sesuatu yang 'berisi' dikit. Ujung-ujungnya selalu berakhir jadi draft blog, bahkan pikiran sendiri.  Jadi, gue mau (belajar) nulis lagi! 

Intinya, jadi maba itu enak, tapi berat kalau dijalanin (sendirian). Semoga bisa jadi orang yang produktif lagi ya!




Btw, semangat ya Kriminologi '13 buat mabim dan Olimpiade fisyippp!  Mari hitamkan Olimfis 2013!

September 2, 2013






"Sebab malam adalah kerinduan-kerinduan, yang tak bertuan. Dan kita adalah manusia tanpa tapi, yang harus menurut pada takdir Ilahi."

- Tia Setiawati Pakualam