September 22, 2014

Kembalilah Sejenak

Semoga bisikkan angin sampai ke telingamu

Saya ingin kamu kembali,

walau sejenak

Biarkan tubuh ini sekali lagi bersandar di bahumu

Biarkan tangan ini sekali lagi melingkar di lenganmu

Biarkan mata ini sekali lagi dimanjakan oleh senyummu

Saya ingin kamu kembali,

meski sesaat

Biarkan jiwa ini kembali larut dalam sore yang damai

Biarkan dua cangkir kopi menjadi teman keheningan berdua

Biarkan cerita mengalir bersama waktu yang terus memeluk

Saya ingin kamu kembali,

sebentar saja

Sebelum jarak dan waktu kembali memisahkan.



--
Teruntuk kamu, yang sedang sibuk menata masa depan.

Selamat untuk segala pencapaiannya. Selamat untuk selangkah lagi menjadi Arsitek handal. Semoga New York menjadi kota yang lebih asyik dari Melbourne. Kembalilah sejenak, sebelum pergi. Bandung akan selalu jadi tempat pulangmu.


Saya, di sini, selalu mendoakan yang terbaik, dearest Mario.